Berharap bisa mencapai levelnya - Joao Pedro mengaku terinspirasi besar-besaran oleh Harry Kane,
Transisi No. 9
Dalam wawancara bersama dengan TNT Sports dan Lance, João mengungkapkan keinginannya yang kuat untuk mengukuhkan posisinya sebagai penyerang tengah di Stamford Bridge. Pemain berusia 24 tahun itu mengatakan: "Sejak saya bergabung dengan Chelsea, saya sudah sangat jelaskan hal ini karena di Watford saya bermain sebagai nomor 10, juga sebagai nomor 9. Di Brighton pun demikian. Namun sejak datang ke sini, ini adalah sesuatu yang sangat saya perjuangkan – saya ingin bermain hanya sebagai nomor 9."
Untuk menyempurnakan peran ini, ia mengamati dengan cermat para penyerang elit, termasuk bintang Barcelona Robert Lewandowski dan striker Bayern Munich Harry Kane. Pedro berkata: "Saat ini, saya sangat menyukai Kane dan Lewandowski. Saya lebih sering mengikuti Kane karena Premier League dan saya mendapatkan banyak inspirasi darinya."
Inspirasi dari Kane
Pedro memandang dirinya sebagai penyerang modern yang mampu menghubungkan alur permainan, sebuah keahlian yang dikuasai oleh Kane, yang telah mencetak 213 gol di Liga Premier bersama Tottenham Hotspur. Musim ini, Pedro tampil gemilang bersama Chelsea, dengan mencatatkan 20 gol dan sembilan assist dalam 48 pertandingan.
Selain itu, menurut SofaScore, rata-rata 35,5 sentuhan dan 10,1 umpan akurat ke wilayah lawan per pertandingan di Liga Premier yang dicatat Pedro mencerminkan keterlibatan mendalam dalam membangun serangan yang terus ditunjukkan Kane di Bayern.
"Saya adalah penyerang nomor 9 yang partisipatif. Saya bisa membangun serangan dan juga mencetak banyak gol," jelas pemain asal Brasil itu. Mengenang pertemuannya dengan kapten Inggris itu, Pedro menambahkan: "Saat saya bermain melawan Kane, saya sangat memperhatikannya. Kami juga bertukar jersey. Dia adalah pemain yang saya kagumi dan saya berharap bisa mencapai levelnya."
Menepis perbandingan dengan Drogba
Tentu saja, awal karier Pedro yang gemilang di London Barat telah memicu perbandingan dengan Didier Drogba. Ikon asal Pantai Gading itu merupakan sosok legendaris di klub tersebut, setelah tampil dalam 381 pertandingan untuk Chelsea, mencetak 164 gol, dan memberikan 86 assist. Meski menyadari warisan luar biasa yang ditinggalkan oleh penyerang legendaris itu, Pedro bertekad untuk tetap rendah hati dan menorehkan sejarahnya sendiri tanpa beban untuk meniru jejaknya.
Menanggapi ekspektasi tersebut, sang penyerang menjawab: "Drogba adalah idola di Chelsea. Beberapa penggemar bercanda: ‘Mungkin kita telah menemukan Drogba baru?’ Namun, saya berusaha menempuh jalan saya sendiri, perlahan-lahan, tanpa terlalu memikirkan hal itu."
Menatap masa depan
Pedro tak diragukan lagi akan tetap menjadi sosok kunci dalam skema serangan di Stamford Bridge. Dengan memadukan kelincahan teknisnya bersama pelajaran-pelajaran yang diperoleh dari mengamati para penyerang terbaik Eropa, sang penyerang berharap dapat menempatkan dirinya pada posisi yang tepat untuk menciptakan warisan yang unik dan abadi serta membentuk era kesuksesan berikutnya bagi The Blues.


0 Response to "Berharap bisa mencapai levelnya - Joao Pedro mengaku terinspirasi besar-besaran oleh Harry Kane,"
Posting Komentar