Pasang Iklan Gratis

Harga asli pertalite tembus Rp 16.088/liter? Selisih subsidi Rp 6 ribu bikin publik terkejut

 Kebijakan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) kembali memantik perhatian publik. Di tengah  kenaikan harga BBM nonsubsidi oleh PT Pertamina (Persero) sejak Sabtu (18/4), muncul fakta yang mengejutkan terkait harga asli Pertalite.

Meski saat ini Pertalite masih dijual Rp10.000 per liter berkat subsidi pemerintah, beredar struk pembelian yang menunjukkan harga keekonomian BBM tersebut jauh lebih tinggi. Unggahan yang viral di media sosial memperlihatkan harga Pertalite tanpa subsidi menyentuh Rp 16.088 per liter.

Artinya, terdapat selisih subsidi mencapai Rp6.088 per liter yang ditanggung pemerintah. Angka ini sontak mengejutkan publik karena membuat harga asli Pertalite yang memiliki RON 90 justru lebih mahal dibandingkan BBM dengan kualitas lebih tinggi seperti Pertamax (RON 92) yang saat ini dijual Rp 12.300 per liter.

Fenomena ini memicu beragam reaksi dari masyarakat. Sejumlah netizen membandingkan dengan kondisi sebelumnya, di mana harga non-subsidi Pertalite sempat berada di kisaran Rp 10.449 per liter, tidak jauh dari harga jual setelah subsidi.

Perbedaan yang kini melebar dinilai menunjukkan besarnya beban subsidi energi yang harus ditanggung pemerintah. Di sisi lain, ada pula pandangan bahwa kebijakan menahan harga BBM bersubsidi dilakukan untuk menjaga stabilitas sosial dan daya beli masyarakat.

Sementara itu, penyesuaian harga BBM nonsubsidi yang dilakukan Pertamina terbilang signifikan. Berdasarkan data terbaru, Pertamax Turbo (RON 98) melonjak dari Rp 13.100 menjadi Rp19.400 per liter.

Kenaikan juga terjadi pada Dexlite yang kini berada di angka Rp 23.600 per liter dari sebelumnya Rp 14.200. Adapun Pertamina Dex turut naik menjadi Rp 23.900 per liter dari Rp 14.500.

Di tengah lonjakan tersebut, harga Pertamax (RON 92) masih bertahan di Rp 12.300 per liter. Sementara BBM bersubsidi tidak mengalami perubahan, dengan Pertalite tetap di Rp 10.000 per liter dan Biosolar Rp 6.800 per liter.

Berikut rincian harga BBM Pertamina di wilayah DKI Jakarta:

Pertalite: Rp 10.000 per liter

Solar Subsidi: Rp 6.800 per liter

Pertamax: Rp 12.300 per liter

Pertamax Turbo: Rp 19.400 per liter

Pertamax Green 95: Rp 12.900 per liter

Dexlite: Rp 23.600 per liter

Pertamina Dex: Rp 23.900 per liter. 

0 Response to "Harga asli pertalite tembus Rp 16.088/liter? Selisih subsidi Rp 6 ribu bikin publik terkejut"

Posting Komentar