Pasang Iklan Gratis

Apa Beda College dan University di Amerika Serikat?

 Bicara pendidikan tinggi di luar negeri umumnya ada dua lembaga yang pasti sering terdengar yakni university dan college.

Amerika Serikat (AS) termasuk salah satu negara yang memiliki dua lembaga tersebut.

Kata "college" mungkin tidak memiliki arti yang sama di setiap negara sehingga dapat menimbulkan kebingungan bagi siswa yang tertarik untuk belajar di AS.

Inilah salah satu alasan mengapa beberapa calon mahasiswa mungkin melewatkan sekolah-sekolah di AS yang memiliki kata "college", menurut para ahli penerimaan mahasiswa baru.

Hal ini dapat menyebabkan beberapa mahasiswa kehilangan kesempatan untuk mendapatkan sekolah yang mungkin sebenarnya cocok bagi mereka.

Beberapa lembaga sekolah menengah empat tahun di AS memakai nama "college" dan yang lainnya memiliki "university" atau universitas di mana mereka sama-sama memberikan gelar sarjana

Beda college dan university di Amerika Serikat

Lantas apa perbedaannya?

Simak penjelasan yang dirangkum dari US News berikut ini supaya tidak salah memilih lembaga pendidikan jika kamu ingin kuliah di Amerika.

College

Aly Murray, pendiri dan Direktur eksekutif UPchieve, sebuah lembaga nirlaba yang menawarkan bimbingan belajar daring gratis dan konseling perguruan tinggi bagi mahasiswa berpenghasilan rendah mencoba memberi gambaran.

"Perguruan tinggi cenderung lebih kecil, sementara universitas biasanya lebih besar dan menawarkan gelar pascasarjana, tetapi terminologi semata 'tidak seharusnya memengaruhi keputusan mahasiswa'," kata Murray.

Lembaga dengan nama "college" sering kali merupakan institusi kecil yang menekankan pendidikan sarjana.

Johanna Fishbein, direktur konseling universitas dan perguruan tinggi di Sekolah Amerika di Swiss (TASIS) menjelaskan ada pengecualian.

Beberapa college yang dikenal sebagai perguruan tinggi seni liberal, memberikan mahasiswa pendidikan di berbagai bidang akademik, alih-alih mengharuskan mereka untuk berspesialisasi di awal satu mata kuliah tertentu.

"Meskipun perguruan tinggi seni liberal memang ada di negara lain, seperti di Eropa, perguruan tinggi tersebut jumlahnya jauh lebih sedikit dan tidak selalu mencakup pengalaman tinggal di komunitas asrama seperti yang Anda temukan di sekolah seni liberal Amerika," kata Hannah Kim, direktur rekrutmen dan penerimaan internasional di Franklin & Marshall College di Pennsylvania.

Sebagian besar college seni liberal memiliki kelas-kelas kecil yang berfokus pada diskusi kelompok dan partisipasi murid dalam kegiatan belajar.

Terkadang, ahli penerimaan mahasiswa baru keliru menyampaikan ke calon mahasiswa bahwa lembaga seni liberal hanya fokus pada jurusan humaniora, padahal banyak college yang juga menawarkan gelar di bidang sains.

Selain itu di AS ada pula community college, perguruan tinggi dua tahun yang memberikan gelar associate dan sertifikat terkait karier.

Jumlah mahasiswa dan ukuran community college bervariasi. Beberapa mahasiswa memulai studi mereka di community college kemudian melanjutkan ke universitas durasi empat tahun untuk menyelesaikan gelar sarjana.

Karena college ukurannya lebih kecil, keuntungannya memiliki ukuran kelas yang lebih kecil, perhatian pengajar bisa lebih personal, hingga lingkungan yang lebih erat.

Akan tetapi mungkin memiliki lebih sedikit pilihan program studi, kegiatan ekstrakurikuler, dan fasilitas kampus.

"Suasana sosial mungkin kurang dinamis, sehingga beberapa mahasiswa kesulitan menemukan teman," kata Murray.

University

Lembaga dengan nama University cenderung merupakan institusi yang lebih besar yang menawarkan beragam program sarjana dan pascasarjana.

Universitas negeri merupakan salah satu sekolah terbesar di AS, terkadang menerima puluhan ribu mahasiswa. Biasanya, institusi-institusi ini juga sangat berkomitmen untuk menghasilkan penelitian.

Direktur perekrutan mahasiswa internasional, mahasiswa sponsor, dan program pertukaran di Minnesota Twin Cities University, Chelsea Keeney mengatakan namun tidak semua institusi pendidikan tinggi yang memiliki kata "universitas" berskala besar.

Contohnya Alaska Pacific Universit, yang menerima kurang dari 500 mahasiswa sarjana, menurut data US News.

Universitas di AS juga terbagi menjadi swasta dan negeri. Terkadang kesalahpahaman semakin bertambah karena universitas-universitas besar seringkali terdiri dari divisi-divisi kecil yang disebut juga college atau kolese.

Setiap kolese biasanya memiliki fokus akademik tertentu, seperti bisnis, pekerjaan sosial, teknik, atau hukum, dan kedokteran.

Universitas umumnya memiliki kurikulum inti untuk mahasiswa S1 yang mengharuskan mereka mengambil berbagai mata kuliah pendidikan umum sebelum fokus pada jurusan mereka.

Universitas besar cenderung menawarkan lebih banyak peluang penelitian daripada college yang kecil. Lebih banyak kegiatan ekstrakurikuler, jaringan alumni yang kuat, dan seringkali lebih banyak sumber daya karier dari universitas.

"Namun, mahasiswa S1 mungkin perlu bersaing dengan mahasiswa S2 untuk mendapatkan sumber daya dan peluang," ujar Fishbein.

Lebih lanjut, universitas dengan jumlah pendaftaran tinggi dan ukuran kelas yang lebih besar mungkin berpeluang membebani mahasiswa.

"Lebih sulit untuk mendapatkan perhatian individu dan lebih mudah tersesat dalam kesibukan," kata Murray.

0 Response to "Apa Beda College dan University di Amerika Serikat?"

Posting Komentar